Ketika mesin berhenti, sesuatu harus tetap menahan kapal. Jangkar adalah alat berat, biasanya terbuat dari baja, yang menancap ke dasar laut dan menahan tarikan angin dan arus sehingga kapal tetap berada di posisinya.
Jangkar modern hadir dalam berbagai desain seperti tanpa stok, Danforth, dan bajak, masing-masing sesuai dengan jenis dasar laut yang berbeda. Jangkar terhubung ke kapal melalui rantai atau kabel yang disimpan di ruang penyimpanan rantai dan dikendalikan oleh kerekan. Daya cengkeram bergantung pada berat, luas sirip, dan seberapa baik jangkar menancap.
Para awak kapal menguji jangkar dengan menerapkan daya balik dan mengamati hambatan. Jangkar yang terseret di area berlabuh yang ramai dapat menciptakan keadaan darurat dalam hitungan menit. Panjang rantai yang tepat—rasio antara panjang rantai yang terbentang dengan kedalaman air—tetap menjadi salah satu faktor keselamatan yang paling sederhana dan terpenting.
- Alat berat yang menahan kapal dengan mencengkeram dasar laut.
- Terhubung dengan rantai atau kabel ke kerekan.
- Daya cengkeram bervariasi tergantung pada desain dan jenis alasnya.
- Membutuhkan cakupan dan pemantauan yang tepat untuk hambatan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment