Di rawa yang tergenang air, material tumbuhan menumpuk lebih cepat daripada yang dapat sepenuhnya membusuk. Gambut adalah bahan organik yang sebagian telah terurai, yang kemudian dipanen dan dikeringkan untuk digunakan dalam berkebun. Gambut mampu menahan kelembapan dengan baik, memperbaiki struktur tanah, dan telah lama menjadi bahan utama dalam campuran media tanam.
Gambut Sphagnum adalah jenis yang paling umum digunakan dalam hortikultura. Gambut ini bersifat asam, rendah nutrisi, dan steril setelah diproses. Para tukang kebun mencampurnya ke dalam tanah liat yang berat untuk meringankan tekstur atau ke dalam tanah berpasir untuk meningkatkan retensi air. Banyak kompos benih dan media tanam komersial masih bergantung padanya, meskipun alternatifnya semakin populer.
Pengambilan gambut menimbulkan kekhawatiran lingkungan karena lahan gambut menyimpan sejumlah besar karbon dan mendukung keanekaragaman hayati yang unik. Para pekebun semakin beralih ke sabut kelapa, kompos kulit kayu, atau humus daun sebagai pengganti. Jika gambut digunakan, sebaiknya dikombinasikan dengan bahan lain daripada diaplikasikan secara murni, dan hanya di tempat yang benar-benar membutuhkan sifat penahan kelembapannya.
- Materi tumbuhan yang sebagian membusuk dari rawa-rawa
- Meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan kelembapan.
- Asam dan rendah nutrisi
- Seringkali digantikan oleh alternatif yang lebih berkelanjutan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment