Tumbuhan yang tidak diinginkan bersaing dengan tanaman budidaya dan tanaman hias untuk mendapatkan cahaya, air, dan nutrisi. Herbisida adalah bahan kimia yang diformulasikan untuk membunuh atau menekan pertumbuhan tumbuhan tersebut. Produk herbisida dapat bersifat selektif, menargetkan gulma berdaun lebar sambil tidak memengaruhi rumput, atau non-selektif, membunuh sebagian besar jaringan hijau yang bersentuhan dengannya.
Metode dan waktu aplikasi menentukan efektivitas dan keamanannya. Beberapa herbisida bekerja melalui daun; yang lain diserap oleh akar. Jenis residu tetap aktif di tanah selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Selalu baca label untuk mengetahui dosis, batasan cuaca, dan periode tunggu sebelum menanam tanaman pangan.
Banyak tukang kebun lebih menyukai metode budidaya—penggunaan mulsa, penyiangan manual, dan penanaman rapat—daripada pengendalian kimia. Saat herbisida digunakan, aplikasi yang tepat mengurangi penyebaran dan melindungi tanaman yang diinginkan. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan gulma resisten dan masalah lingkungan.
- Bahan kimia yang digunakan untuk membunuh tanaman yang tidak diinginkan.
- Bisa selektif atau non-selektif
- Membutuhkan penerapan yang cermat.
- Sering dikombinasikan dengan kontrol budaya.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment