Arborikultur adalah budidaya, pengelolaan, dan studi tentang pohon, semak, tanaman merambat, dan tanaman berkayu abadi lainnya secara individual, berbeda dengan kehutanan yang mengelola populasi pohon pada tingkat tegakan atau hutan. Istilah ini berasal dari bahasa Latin arbor ('pohon') dan cultura ('budidaya'). Arborikultur berfokus pada kesehatan, struktur, keamanan, dan estetika pohon di lingkungan perkotaan, perumahan, dan pertanian. Praktisi, yang disebut arboris, menilai risiko pohon, memangkas untuk membentuk dan menjaga kebersihan, mengobati hama dan penyakit, serta memberikan saran tentang pemilihan spesies dan penanaman. Teknik-teknik utama meliputi penjarangan tajuk, pembuangan kayu mati, pemasangan kabel dan penyangga, pengelolaan akar, dan pemindahan. Profesi ini berkembang pada abad ke-19 dan ke-20 bersamaan dengan taman kota dan program pohon jalanan; badan-badan profesional meliputi International Society of Arboriculture (didirikan tahun 1924) dan Arboricultural Association di Inggris. Dalam bidang pertanian, pemeliharaan pohon tumpang tindih dengan pengelolaan kebun buah-buahan, budidaya pohon peneduh di perkebunan kopi dan kakao, serta pengelolaan penahan angin, penyangga tepi sungai, dan pohon-pohon warisan.
🌳 Arborikultur
Budidaya dan pengelolaan pohon, semak, dan tanaman merambat.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment