Rangka atap adalah elemen struktural miring yang menopang atap. Rangka ini membentang dari bubungan ke dinding. Rangka ini menanggung beban atap dan mentransfernya ke dinding. Jarak antar rangka atap adalah 16 atau 24 inci. Rangka ini ditutupi dengan papan penutup (sheathing) yang menopang material atap. Rangka atap sebenarnya adalah balok, tetapi disebut rangka atap karena posisinya. Rangka ini merupakan kerangka atap. Rangka ini menentukan bentuk atap dan kemiringannya.
Rangka atap terdiri dari beberapa jenis. Rangka atap biasa membentang dari bubungan ke pelat dinding. Rangka atap miring membentang dari bubungan ke sudut bangunan. Rangka atap lembah membentang dari bubungan ke persimpangan dua bidang atap. Rangka atap pendek adalah rangka atap yang terhubung ke rangka atap miring atau lembah. Pengikat kerah menghubungkan rangka atap yang berlawanan untuk mencegah pelebaran. Balok bubungan menopang rangka atap di bagian atas. Masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Atap adalah sistem rangka atap dan balok yang bekerja bersama.
Rangka atap harus berukuran sesuai dengan bentang, beban, dan salju atau angin. Rangka atap yang terlalu kecil akan melengkung. Rangka atap yang terlalu berjauhan tidak akan mampu menopang papan penutup atap. Kode bangunan menentukan ukuran dan jaraknya. Di iklim dingin, rangka atap harus cukup dalam untuk insulasi. Di daerah berangin kencang, rangka atap harus diikat ke dinding dengan pengikat tahan badai. Rangka atap adalah elemen sederhana. Ia menopang atap. Ini adalah bagian penting dari struktur. Ini juga salah satu yang tertua. Rangka atap telah digunakan selama ribuan tahun. Dan masih berfungsi hingga sekarang.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment