Garu adalah alat yang digunakan petani untuk menyeret tanah di ladang setelah membajak. Fungsinya adalah untuk memecah gumpalan tanah, meratakan permukaan, dan mencabut gulma agar benih dapat ditanam di lahan yang halus dan rata.
Desainnya pada prinsipnya hampir tidak berubah sejak zaman Romawi, meskipun bahannya telah berubah. Bajak tanah zaman dahulu berupa rangka kayu yang dipaku dengan tongkat. Versi modern menggunakan cakram baja, gigi pegas, atau rantai berat, yang ditarik oleh traktor yang melaju kencang di atas tanah.
Jenis umum
- Bajak cakram: cakram baja miring yang memotong dan membalik tanah.
- Garu berduri: gigi kaku atau pegas untuk pengolahan tanah dangkal.
- Garu rantai: mata rantai fleksibel untuk meratakan dan menyebarkan pupuk kandang
- Bajak putar: digerakkan oleh PTO traktor untuk persiapan lahan tanam yang intensif.
Penggunaan bajak garu juga cocok untuk pertanian konservasi. Penggunaan bajak garu ringan dapat menggabungkan sisa tanaman penutup tanah atau menggaruk permukaan tanpa mengubur struktur tanah yang telah susah payah dibangun oleh petani yang menerapkan sistem tanpa pengolahan tanah.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment