EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🪞 Narsisisme

Terlalu mencintai diri sendiri dan terlalu fokus pada diri sendiri.

Narsisisme

Narsisisme adalah pola kepribadian yang ditandai dengan fokus diri yang berlebihan, kebutuhan akan kekaguman, dan kurangnya empati terhadap orang lain. Dalam bentuk ekstremnya, hal ini merupakan gangguan kepribadian narsistik.

Orang yang memiliki sifat narsistik tinggi seringkali menampilkan citra diri yang megah, namun citra tersebut bisa rapuh dan bergantung pada validasi eksternal. Mereka mungkin bereaksi dengan amarah atau menarik diri ketika dikritik. Hubungan cenderung dangkal atau eksploitatif karena orang lain dihargai terutama sebagai sumber kekaguman atau keuntungan. Narsisme subklinis muncul dalam suatu kontinum pada populasi umum dan telah dikaitkan dengan perilaku media sosial, gaya kepemimpinan, dan konflik interpersonal.

Teori perkembangan menunjukkan bahwa pengalaman awal berupa pujian berlebihan atau pengabaian emosional merupakan faktor yang mungkin berkontribusi. Pengukuran biasanya bergantung pada inventaris laporan diri, meskipun penilaian pengamat dan wawancara klinis juga digunakan. Pengobatan merupakan tantangan karena sifat-sifat yang menyebabkan kesulitan seringkali mengurangi motivasi untuk berubah.

Ketika rasa mementingkan diri sendiri menjadi prinsip utama kepribadian dengan mengorbankan hubungan yang tulus, maka narsisisme adalah hasilnya.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment