Satu kata dapat memancarkan makna yang terkait. Polisemi adalah kemampuan suatu item leksikal tunggal untuk memiliki banyak makna yang memiliki hubungan historis atau konseptual, seperti head untuk bagian tubuh dan untuk pemimpin suatu organisasi.
Berbeda dengan homonim, makna polisemi dianggap sebagai bagian dari satu kata. Kamus mencantumkannya sebagai makna bernomor dalam satu entri. Konteks memilih makna yang dimaksud dengan sangat efisien sehingga penutur jarang menyadari adanya banyak makna tersebut.
Perubahan semantik sering kali terjadi dengan memperluas kata-kata yang sudah ada daripada menciptakan akar kata baru, sehingga menghasilkan polisemi seiring waktu. Linguistik kognitif mempelajari hubungan metaforis dan metonimik antar makna. Teknologi bahasa harus menghilangkan ambiguitas pada unsur-unsur polisemi agar interpretasi akurat.
- Satu kata memiliki beberapa arti yang saling terkait.
- Berbeda dengan homonim yang tidak disengaja
- Diwakili sebagai makna dalam satu entri kamus.
- Produk dari perluasan semantik seiring waktu.
Comments (2)
Leave a comment