Bedengan adalah petak tanah tempat benih ditabur dan diharapkan berkecambah. Bedengan bisa berupa seluruh ladang atau petak kecil, nampan berisi media tanam di rumah kaca, atau jalur yang disiapkan dengan cermat di kebun. Tujuannya sama: permukaan yang halus dan rata dengan kelembapan dan suhu yang tepat untuk perkecambahan.
Persiapan lebih penting daripada yang diperkirakan kebanyakan orang. Gumpalan tanah yang terlalu besar meninggalkan rongga udara yang mengeringkan benih. Permukaan yang terlalu halus dapat mengeras setelah hujan dan menghambat perkecambahan. Bedengan harus padat di bagian bawah dan gembur di bagian atas. Petani mencapai hal ini dengan membajak, menyisir, menggulung, dan terkadang irigasi ringan sebelum penanaman.
Kondisi lahan persemaian yang ideal
- Kondisi tanah yang halus dan seragam di beberapa sentimeter bagian atas.
- Permukaan bawah tanah harus padat agar benih tetap bersentuhan dengan kelembapan.
- Bebas dari gulma, batu, dan sisa tanaman sebelumnya.
- Tanah lembap tetapi tidak tergenang air pada kedalaman penanaman.
Sistem tanpa pengolahan tanah dan pengolahan tanah minimal menciptakan lahan tanam dengan cara yang berbeda, yaitu dengan menanam langsung ke dalam sisa tanaman dan mengandalkan saluran akar tanaman sebelumnya untuk strukturnya. Prinsipnya sama: berikan benih awal yang adil.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment