Komposisi adalah cara Anda mengatur apa yang ada di dalam bingkai. Ini adalah perbedaan antara foto jepretan dan foto yang bagus. Foto jepretan merekam apa yang ada di sana. Foto yang bagus menentukan apa yang penting. Komposisi melibatkan pilihan tentang penempatan, keseimbangan, garis, bentuk, dan ruang negatif. Ini bukan seperangkat aturan, meskipun aturan dapat membantu. Aturan sepertiga, garis pengarah, dan pembingkaian adalah alat, bukan hukum. Tujuannya adalah untuk memandu mata pemirsa dan menciptakan rasa keteraturan atau ketegangan yang mendukung gambar.
Komposisi yang baik seringkali terasa tak terhindarkan. Subjek berada di tempat yang seharusnya. Latar belakang mendukung, bukan mengganggu. Tepi bingkai hanya memuat apa yang seharusnya ada. Kesederhanaan itu sulit dicapai. Hal itu membutuhkan pergerakan kaki, perubahan sudut pandang, dan menunggu momen yang tepat. Henri Cartier-Bresson berbicara tentang momen yang menentukan, saat ketika bentuk dan isi selaras. Keselarasan itulah komposisi yang sedang beraksi. Komposisi bukan hanya tentang subjek. Ini tentang hubungan antara subjek dan segala sesuatu di sekitarnya.
Unsur-unsur komposisi
- Penempatan.
- Keseimbangan.
- Garis.
- Pembingkaian.
- Ruang negatif.
Komposisi dipelajari dengan melihat foto-foto yang Anda kagumi dan bertanya mengapa foto-foto tersebut berhasil. Komposisi juga dipelajari dengan banyak memotret dan mengedit secara tanpa ampun.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment