Penjajaran adalah penempatan dua hal berdampingan dengan tujuan perbandingan, kontras, atau saling menjelaskan. Kedekatan itu sendiri menciptakan makna.
Seorang penulis dapat menempatkan adegan kekayaan di samping adegan kemiskinan, idealisme masa muda seorang tokoh di samping korupsi di kemudian hari, atau citra yang halus di samping citra yang brutal. Pembaca diajak untuk memperhatikan hubungan tersebut—harmoni, disonansi, ironi, atau kemiripan yang tak terduga. Penjajaran (juxtaposition) berfungsi dalam puisi, prosa, film, dan seni visual. Ini adalah teknik mendasar dari montase dan struktur tematik.
Berbeda dengan perbandingan sederhana, penjajaran tidak selalu menyatakan hubungannya; ia bergantung pada audiens untuk mempersepsikannya. Efeknya bisa halus atau mengejutkan tergantung pada jarak antara elemen yang dipasangkan. Penjajaran yang terampil terasa mengungkapkan daripada sembarangan; kedua item tersebut harus memiliki cukup kesamaan agar kontras atau paralelnya menjadi berarti.
Ketika dua elemen ditempatkan berdekatan sehingga hubungan di antara keduanya saling memicu, teknik yang digunakan adalah penjajaran (juxtaposition).
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment