Pusat operasi keamanan (Security Operations Center/SOC) adalah tim dan fasilitas yang memantau dan menanggapi insiden keamanan. Di organisasi yang sudah mapan, SOC beroperasi 24 jam sehari. Analis memantau dasbor, mengklasifikasikan peringatan, menyelidiki anomali, dan meningkatkan penanganan masalah yang penting. SOC adalah garda terdepan. Ketika sesuatu terjadi, SOC akan melihatnya terlebih dahulu.
SOC (Security Operations Center) hadir dalam berbagai bentuk. SOC khusus dimiliki dan dikelola oleh organisasi. SOC terkelola mengalihkan pemantauan ke pihak ketiga. Model hibrida menggabungkan keduanya. SOC virtual menggunakan analis jarak jauh alih-alih ruangan fisik. Struktur kurang penting daripada kemampuan. SOC yang baik memiliki jalur eskalasi yang jelas, buku panduan yang terdokumentasi, dan metrik yang melacak kinerja. Waktu rata-rata untuk mendeteksi dan waktu rata-rata untuk merespons adalah angka kunci. SOC yang mendeteksi ancaman dalam hitungan menit berkinerja baik. SOC yang membutuhkan waktu berhari-hari berkinerja buruk. Pengelolaan staf adalah bagian tersulit. Kelelahan analis adalah hal yang umum. Kelelahan akibat banyaknya peringatan membuat orang keluar. SOC terbaik berinvestasi dalam otomatisasi untuk mengurangi pekerjaan berulang dan pelatihan untuk menjaga keterampilan tetap tajam. Teknologi membantu, tetapi orang-oranglah yang membuat perbedaan.
Fungsi SOC
- Pemantauan — awasi kejadian keamanan sepanjang waktu.
- Triage — menilai dan memprioritaskan peringatan
- Investigasi — menyelidiki aktivitas mencurigakan
- Respons — menahan dan memperbaiki insiden
- Pelaporan — mendokumentasikan apa yang terjadi dan apa yang telah dilakukan
SOC adalah sebuah tim, bukan sekadar ruangan. Monitor dan dasbor kurang penting dibandingkan orang-orang yang mengawasinya.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment