Alat tangkap ikan jarang sekali benar-benar selektif. Selain spesies target, jaring, pancing panjang, dan pukat seringkali menangkap mamalia laut, burung laut, penyu, dan ikan non-komersial. Tangkapan yang tidak disengaja ini disebut tangkapan sampingan (bycatch).
Sebagian hasil tangkapan sampingan dibuang ke laut, seringkali dalam keadaan mati atau sekarat; sebagian lainnya ditahan dan dijual. Biaya ekologisnya bisa tinggi, terutama untuk spesies yang bereproduksi lambat seperti hiu, pari, dan albatros. Beberapa perikanan secara historis membuang lebih banyak biomassa daripada yang mereka tahan, sehingga mendorong reformasi pengelolaan.
Solusi teknis meliputi alat pengusir penyu, tali pengusir burung, kail melingkar, dan penutupan spasial waktu nyata. Program sertifikasi dan peraturan impor semakin mensyaratkan pengurangan tangkapan sampingan yang dapat dibuktikan. Pemantauan melalui pengamat dan sistem elektronik sangat penting untuk mengukur kemajuan. Penghapusan total sulit dilakukan, namun pengurangan yang substansial dapat dicapai dengan alat dan insentif yang ada.
- Spesies non-target yang tertangkap saat penangkapan ikan
- Dapat mencakup mamalia, burung, kura-kura, dan ikan.
- Seringkali dibuang dalam keadaan mati atau sekarat
- Dikurangi melalui modifikasi dan manajemen perlengkapan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment