Anak-anak yang mengatakan goed went
Dalam linguistik historis, analogi menormalkan paradigma setelah perubahan bunyi menciptakan ketidakaturan. Dalam pembelajaran dan kreativitas sehari-hari, penutur menggunakan analogi untuk mengisi kekosongan atau menciptakan bentuk-bentuk baru. Kecenderungan kognitif yang sama mendukung metafora dan penalaran non-linguistik.
Perubahan analogi berinteraksi dengan perubahan bunyi lintas generasi. Para ahli linguistik memodelkannya dengan rumus proporsional dan dengan pembelajaran pola komputasional. Hal ini tetap menjadi salah satu pendorong utama perubahan morfologis.
- Perluasan pola linguistik berdasarkan kesamaan
- Mendorong regularisasi morfologis
- Beroperasi di bidang pembelajaran dan perubahan sejarah.
- Berinteraksi dengan perubahan suara seiring waktu
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment