Terkadang, kontrak membutuhkan jaminan finansial bahwa pekerjaan akan diselesaikan. Surat jaminan (surety bond) adalah perjanjian tiga pihak di mana penjamin (surety) menjamin kepada penerima jaminan (obligee) bahwa pihak utama (principal) akan memenuhi kewajiban kontraktual atau hukum. Jika pihak utama wanprestasi, penjamin dapat menyelesaikan kewajiban tersebut atau membayar hingga sebesar nilai penalti yang tertera dalam surat jaminan.
Obligasi kinerja, obligasi pembayaran, dan obligasi lisensi adalah bentuk-bentuk yang umum. Tidak seperti asuransi, pihak utama tetap bertanggung jawab sepenuhnya dan penjamin mengharapkan penggantian setelah pembayaran dilakukan. Penjaminan berfokus pada kekuatan keuangan, pengalaman, dan karakter pihak utama, bukan pada penggabungan risiko semata.
Proyek konstruksi publik seringkali mensyaratkan jaminan sebagai bagian dari kontrak. Bentuk dan jumlah jaminan ditentukan oleh undang-undang atau oleh pihak penerima jaminan. Klaim akan memicu penyelidikan atas dugaan wanprestasi dan dapat menyebabkan pengambilalihan pekerjaan atau penyelesaian melalui negosiasi dengan subkontraktor dan pemasok.
- Jaminan kinerja atau kewajiban tiga pihak
- Pihak utama tetap bertanggung jawab untuk mengganti kerugian kepada penjamin.
- Umum dalam konstruksi dan perizinan
- Dijamin berdasarkan kemampuan dan integritas pihak utama.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment