"Sugar" adalah istilah sayang yang lembut. Orang menggunakannya seperti mereka menggunakan "sayang" atau "manisku," sebagai cara lembut untuk menyapa seseorang yang mereka sayangi. Kata ini membawa kehangatan tanpa formalitas yang berlebihan.
Ungkapan ini muncul dalam lingkungan keluarga, antar pasangan, dan di antara teman dekat. Orang tua mungkin memanggil anak dengan sebutan "sayang" sambil memberinya camilan. Pasangan mungkin menggunakannya di saat-saat tenang. Nada yang digunakan cenderung penuh kasih sayang daripada romantis, meskipun konteks dapat mengubah maknanya.
Berbeda dengan bahasa gaul yang lebih baru, "sugar" relatif stabil. Kata ini tidak mengandung makna berlapis atau ironis seperti yang melekat pada istilah-istilah baru. Ketika seseorang mengatakan "hey sugar," maksudnya biasanya adalah kebaikan yang tulus. Logat daerah dapat mengubah pengucapannya, tetapi perasaannya tetap konsisten.
Di beberapa komunitas, kata tersebut muncul lebih sering daripada di komunitas lainnya. Bahasa Inggris Amerika Selatan, misalnya, telah lama menggunakan kata "sugar" dan istilah serupa sebagai ungkapan kesopanan sehari-hari. Efeknya sama di mana pun kata itu digunakan: sebuah isyarat verbal kecil yang menandakan kepedulian.
Comments (2)
Leave a comment