Dharma adalah kewajiban moral dan agama dalam Hinduisme dan Buddhisme. Ia adalah hukum kebenaran. Ia adalah tatanan alam semesta. Ia adalah apa yang seharusnya dilakukan seseorang. Dharma berbeda-beda menurut orangnya. Berbeda-beda menurut kasta. Berbeda-beda menurut tahapan kehidupan. Dharma seorang prajurit adalah untuk bertarung. Dharma seorang pendeta adalah untuk mengajar. Dharma seorang istri adalah untuk melayani. Dharma seorang siswa adalah untuk belajar. Setiap orang memiliki jalannya sendiri. Setiap orang harus mengikutinya.
Dalam Hinduisme, dharma adalah salah satu dari empat tujuan hidup. Yang lainnya adalah artha, kekayaan; kama, kesenangan; dan moksha, pembebasan. Dharma adalah fondasi. Ia membimbing tujuan-tujuan lainnya. Ia adalah tatanan moral. Ia adalah hukum kosmik. Ia adalah apa yang menyatukan dunia. Dalam Buddhisme, dharma adalah ajaran Buddha. Ia adalah kebenaran. Ia adalah jalan. Ia adalah hukum. Buddha mengajarkan dharma. Sangha melestarikannya. Dharma adalah rakit untuk menyeberangi sungai penderitaan. Ia adalah obat untuk penyakit eksistensi.
Dharma dalam konteksnya
- Dharma Hindu: kewajiban, hukum, kebenaran.
- Dharma Buddha: ajaran Sang Buddha.
- Sanatana Dharma: hukum abadi.
- Varnashrama dharma: kewajiban menurut kasta dan tingkatan.
- Sadharana dharma: kewajiban moral universal.
Dharma adalah konsep yang kompleks. Bukan hanya aturan. Ia adalah cara hidup. Ia adalah cara berada. Ia adalah hidup selaras dengan alam semesta. Ia adalah melakukan apa yang benar untuk diri sendiri. Ia tidak sama untuk semua orang. Ia bersifat kontekstual. Ia bersifat pribadi. Ia juga universal. Inti dari dharma adalah ahimsa, tanpa kekerasan. Satya, kebenaran. Asteya, tidak mencuri. Ini bersifat universal. Ini berlaku untuk semua orang. Dharma adalah jalan. Ia adalah cara. Ia adalah kewajiban. Ia adalah hukum. Ia adalah kebenaran. Ia adalah apa yang harus Anda lakukan. Ia adalah siapa Anda seharusnya. Itulah dharma.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment