Ketidaksetaraan pendapatan adalah distribusi pendapatan yang tidak merata di seluruh populasi. Beberapa orang memperoleh pendapatan jauh lebih banyak daripada yang lain. Kesenjangan tersebut dapat diukur dengan koefisien Gini, yang berkisar dari 0 (kesetaraan sempurna) hingga 1 (satu orang memperoleh segalanya). Sebagian besar negara memiliki nilai antara 0,25 dan 0,60.
Ketidaksetaraan telah meningkat di banyak negara maju sejak tahun 1980-an. Teknologi, globalisasi, dan perubahan kebijakan pajak semuanya berperan. Pekerja terampil telah mengalami peningkatan upah. Pekerja kurang terampil mengalami stagnasi upah. Di tingkat atas, para eksekutif dan pelaku keuangan telah jauh lebih unggul.
Konsekuensinya masih diperdebatkan. Beberapa ketidaksetaraan mencerminkan perbedaan dalam upaya, bakat, dan risiko. Ketidaksetaraan yang berlebihan dapat merusak kohesi sosial, hasil kesehatan, dan mobilitas ekonomi. Negara-negara dengan ketidaksetaraan yang lebih rendah cenderung memiliki mobilitas yang lebih tinggi. Hubungannya tidak sederhana, tetapi sulit untuk diabaikan.
Bagaimana cara mengukurnya?
- Koefisien Gini
- 10 persen teratas dalam hal pendapatan
- Tingkat kemiskinan
- Mobilitas antar generasi
- Rasio upah
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment