Seorang penganut agama menyisihkan sepersepuluh dari penghasilan atau hasil buminya dan mempersembahkannya untuk keperluan keagamaan dan amal. Bagian itu disebut persepuluhan. Praktik ini muncul dalam Alkitab Ibrani dan berlanjut dalam berbagai bentuk.
Teks-teks Alkitab mengaitkan persepuluhan dengan dukungan terhadap imamat, perayaan-perayaan, dan kaum miskin. Beberapa komunitas Kristen memperlakukan sepersepuluh sebagai standar yang berkelanjutan; yang lain menekankan pemberian yang proporsional dan murah hati tanpa persentase tetap. Metode pengumpulan berkisar dari persembahan pertanian hingga transfer elektronik modern.
Persepuluhan melatih kemurahan hati yang teratur dan mengakui karunia ilahi. Perdebatan muncul mengenai apakah persepuluhan dihitung berdasarkan pendapatan kotor atau bersih dan seberapa ketat persentase tersebut harus diterapkan. Komunitas yang mempraktikkan persepuluhan sering melaporkan disiplin keuangan dan rasa partisipasi dalam pekerjaan yang lebih besar.
- Sepersepuluh dari penghasilan diberikan untuk tujuan keagamaan.
- Akar Alkitabiah dalam mendukung imamat dan kaum miskin
- Berlanjut dalam berbagai bentuk kontemporer.
- Memupuk kemurahan hati yang teratur dan disengaja.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment