EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🔮 Persepsi Ekstrasensori

Klaim kontroversial bahwa persepsi dapat terjadi terlepas dari masukan sensorik.

Persepsi Ekstrasensori

Persepsi ekstrasensori, atau ESP, adalah kemampuan yang diklaim untuk memperoleh informasi tanpa menggunakan saluran sensorik yang dikenal. Kategori ini biasanya mencakup telepati (komunikasi pikiran ke pikiran), kewaskitaan (persepsi objek yang jauh atau tersembunyi), dan prekognisi (pengetahuan tentang peristiwa masa depan).

Pengujian laboratorium terhadap ESP memiliki sejarah yang panjang dan kontroversial. Eksperimen awal menebak kartu menghasilkan hasil positif sesekali yang kemudian terbukti sulit untuk direplikasi di bawah kontrol yang lebih ketat. Meta-analisis dari studi yang paling terkontrol telah menghasilkan efek kecil yang oleh para kritikus dikaitkan dengan kekurangan metodologis yang tersisa, pelaporan selektif, atau kebetulan. Tidak ada mekanisme yang konsisten dengan fisika yang telah mapan yang telah dibuktikan, dan ukuran efeknya, jika diklaim, tetap sangat kecil.

Kepercayaan terhadap ESP (persepsi ekstrasensori) masih tersebar luas di kalangan masyarakat umum. Anekdot tentang pengetahuan yang tampaknya tidak dapat dijelaskan adalah hal biasa, namun hal itu juga mudah dijelaskan oleh kebetulan, isyarat sensorik yang halus, bias memori, dan kecenderungan manusia untuk menemukan pola. Konsensus ilmiah menyatakan bahwa bukti tidak mendukung keberadaan persepsi ekstrasensori.

Klaim luar biasa membutuhkan bukti luar biasa. Untuk ESP (Extrasensory Perception/Persepsi Eksklusif), bukti tersebut belum memenuhi standar.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment