EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🔄 Karma

Prinsip bahwa tindakan menentukan konsekuensi di masa depan.

Karma

Karma adalah jumlah dari perbuatan seseorang yang menentukan nasib masa depannya. Kata ini berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti tindakan atau perbuatan. Ini adalah hukum sebab dan akibat. Ini adalah hukum moral alam semesta. Ini adalah prinsip keadilan. Ini adalah prinsip menuai apa yang ditabur. Ini adalah prinsip konsekuensi. Ini adalah prinsip kelahiran kembali. Ini adalah prinsip samsara. Ini adalah prinsip pembebasan. Ini adalah prinsip karma.

Karma merupakan konsep sentral dalam Hinduisme, Buddhisme, Jainisme, dan Sikhisme. Karma meyakini bahwa setiap perbuatan memiliki konsekuensi. Perbuatan baik menghasilkan karma baik. Perbuatan buruk menghasilkan karma buruk. Karma menentukan kualitas kehidupan selanjutnya. Karma menentukan keadaan kelahiran kembali. Karma menentukan penderitaan dan kebahagiaan hidup. Karma menentukan jalan menuju pembebasan. Karma menentukan jalan menuju moksha. Karma menentukan jalan menuju nirwana. Karma menentukan jalan menuju kebebasan. Karma menentukan jalan menuju kedamaian. Karma menentukan jalan menuju karma.

Karma dalam agama-agama Timur

Karma bukanlah takdir. Karma bukanlah predestinasi. Karma bukanlah determinisme. Karma bukanlah fatalisme. Karma adalah hukum tindakan. Karma adalah hukum pilihan. Karma adalah hukum tanggung jawab. Karma adalah hukum kebebasan. Karma adalah hukum konsekuensi. Karma adalah hukum keadilan. Karma adalah hukum belas kasihan. Karma adalah hukum cinta. Karma adalah hukum kehidupan. Karma adalah hukum kematian. Karma adalah hukum kelahiran kembali. Karma adalah hukum pembebasan. Karma adalah hukum karma. Hukum itu nyata. Hukum itu adil. Hukum itu tidak memihak. Hukum itu universal. Hukum itu abadi. Hukum itu adalah karma. Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai. Apa yang kau berikan, itulah yang kau terima. Apa yang kau lakukan, itulah yang kau jadikan. Itulah karma. Itulah hukumnya. Itulah kebenarannya. Itulah jalannya. Itulah caranya. Itulah kehidupannya. Itulah kematiannya. Itulah kelahiran kembalinya. Itulah pembebasannya. Itulah karma.


Warning: session_start(): Cannot start session when headers already sent in /var/www/lexicondream.com/inc/functions.php on line 63

Comments (3)

  1. Ravi S.
    In my tradition, karma isn't punishment or reward. It's simply the natural consequence of actions, like cause and effect.
  2. Paul N.
    People throw this word around casually now. The original religious meaning is much deeper than 'what goes around comes around'.
  3. Jessica W.
    I don't believe in a cosmic scorekeeper, but I do think how you treat people tends to come back around.

Leave a comment