Lensa makro dirancang untuk fotografi jarak dekat. Lensa ini dapat fokus sangat dekat dengan subjek, menghasilkan gambar seukuran aslinya atau lebih besar pada sensor. Ciri khas lensa makro sejati adalah rasio pembesarannya. Lensa makro 1:1 mereproduksi subjek seukuran aslinya pada sensor. Lensa 1:2 mereproduksinya setengah ukuran. Beberapa lensa mengklaim kemampuan makro tetapi hanya mencapai 1:4 atau kurang. Itu adalah lensa fokus dekat, bukan lensa makro sejati. Lensa makro tersedia dalam berbagai panjang fokus, dari 40mm hingga 200mm. Panjang fokus yang lebih pendek lebih ringan dan lebih murah. Panjang fokus yang lebih panjang memberikan jarak kerja yang lebih besar, yang penting untuk subjek yang mudah terkejut seperti serangga.
Fotografi makro memiliki tantangan tersendiri. Kedalaman bidang fokus sangat sempit pada pembesaran tinggi. Sedikit pergerakan kamera atau subjek dapat membuat gambar menjadi buram. Teknik focus stacking, yaitu mengambil beberapa gambar pada jarak fokus yang berbeda dan menggabungkannya, adalah solusi umum. Pencahayaan juga sulit. Lensa itu sendiri dapat menimbulkan bayangan pada subjek. Lampu kilat cincin dan lampu kilat ganda dirancang untuk mengatasi masalah ini. Fotografi makro mengungkapkan dunia yang biasanya tak terlihat. Ini adalah genre yang membutuhkan kesabaran dan ketelitian.
Fakta tentang lensa makro
- Pembesaran.
- Panjang fokus. 40 mm hingga 200 mm.
- Jarak kerja.
- Kedalaman bidang.
- Pencahayaan.
Lensa makro bukan hanya untuk serangga dan bunga. Lensa ini dapat digunakan untuk fotografi produk, foto detail, dan subjek apa pun yang membutuhkan fokus jarak dekat.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment