Produk Nasional Bruto (PNB) mengukur total nilai barang dan jasa yang diproduksi oleh penduduk suatu negara, di mana pun mereka berada di dunia. PNB berbeda dengan PDB, yang menghitung produksi di dalam batas negara tanpa mempertimbangkan siapa pemilik faktor produksinya.
Perbedaan ini penting bagi negara-negara dengan jumlah tenaga kerja ekspatriat yang besar atau investasi luar negeri. Filipina, misalnya, memiliki PDB yang lebih tinggi daripada GNP-nya karena adanya kiriman uang dan pekerjaan di luar negeri. Sebuah negara yang menjadi tuan rumah banyak pabrik asing mungkin memiliki GNP yang lebih tinggi daripada GNP karena keuntungan mengalir keluar.
Sebagian besar negara sekarang melaporkan PDB sebagai ukuran utama mereka. PNB masih digunakan dalam beberapa konteks, terutama ketika menganalisis aliran pendapatan lintas batas. Kedua angka tersebut menceritakan kisah yang berbeda tentang siapa yang mendapat manfaat dari produksi. Keduanya memiliki keterbatasan sebagai ukuran kesejahteraan.
PDB vs. PNB
- PDB: produksi di dalam perbatasan
- PDB: produksi oleh warga negara, di mana saja
- PDB = PDB + pendapatan bersih dari luar negeri
- Pengiriman uang memengaruhi PDB
- Keuntungan perusahaan multinasional memengaruhi kesenjangan tersebut.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment