Beberapa lahan tidak dapat digenangi air. Lereng, tanah berpasir, dan tanaman yang sensitif terhadap genangan air membuat metode irigasi permukaan tidak memungkinkan. Irigasi sprinkler mengatasi masalah ini dengan menyemprotkan air, sehingga air dapat meresap ke tempat jatuhnya.
Metode ini berhasil untuk hampir semua tanaman. Sayuran, kebun buah-buahan, padang rumput, dan serealia semuanya merespons dengan baik. Metode ini juga memungkinkan penjadwalan yang tepat, yaitu memberikan air saat tanaman membutuhkannya, bukan saat lahan dapat dibanjiri.
Keuntungan dan kerugian
- Mampu beradaptasi dengan medan yang tidak rata.
- Memungkinkan penggunaan ringan dan sering.
- Dapat membersihkan sebagian pestisida dan pupuk.
- Kehilangan air akibat angin dan penguapan
- Membutuhkan energi untuk memompa
Efisiensi bergantung pada pengelolaan. Menyiram tanaman di siang hari saat berangin akan membuang air. Irigasi malam hari mengurangi kehilangan air tetapi dapat memicu penyakit di iklim lembap.
Comments (2)
Leave a comment