EN - FR - DE - ES - IT - PT -

LexiconDream

🚶 Fotografi Jalanan

Fotografi candid kehidupan sehari-hari di ruang publik.

Fotografi Jalanan

Fotografi jalanan adalah fotografi candid kehidupan sehari-hari di ruang publik. Bukan tentang jalanan itu sendiri, meskipun jalanan sering menjadi latarnya. Ini tentang orang-orang, momen-momen, dan tekstur kehidupan perkotaan. Fotografer berjalan, mengamati, dan menunggu. Mereka menangkap apa yang disebut Henri Cartier-Bresson sebagai momen yang menentukan, saat ketika bentuk dan isi selaras. Fotografi jalanan tidak dipose dan tidak diatur. Ini adalah catatan tentang apa yang terjadi, sebagaimana adanya.

Fotografi jalanan memiliki sejarah yang kaya. Eugène Atget memotret Paris pada awal abad ke-20. Cartier-Bresson, Robert Frank, Garry Winogrand, dan Diane Arbus membentuk genre ini pada pertengahan abad. Saat ini, fotografi jalanan dipraktikkan di seluruh dunia, dan dibagikan di Instagram dan dalam buku foto. Etika fotografi jalanan masih diperdebatkan. Apakah boleh memotret orang asing tanpa izin mereka? Hukum berbeda-beda di setiap negara. Di banyak tempat, fotografi di tempat umum adalah legal. Tetapi legal tidak sama dengan etis. Beberapa fotografer jalanan meminta izin terlebih dahulu. Yang lain memotret terlebih dahulu dan menghadapi konsekuensinya. Fotografi jalanan terbaik bersifat hormat, ingin tahu, dan jeli. Ini bukan tentang mencuri gambar. Ini tentang memperhatikan apa yang dilewatkan orang lain.

Tips fotografi jalanan

Fotografi jalanan bukan hanya tentang kamera. Ini tentang melihat. Ini tentang hadir dan memperhatikan dunia di sekitar Anda.

Comments

No comments yet. Be the first to share a thought.

Leave a comment