Pengunjung merencanakan seluruh hari mereka untuk mengunjungi museum terkenal, tempat pemandangan indah, atau lingkungan bersejarah. Daya tarik itulah yang menjadi daya pikat. Daya tarik memberikan alasan konkret bagi wisatawan untuk memilih satu destinasi daripada destinasi lainnya.
Termasuk di dalamnya adalah bentang alam, situs budaya, tempat hiburan, dan pengalaman yang dibangun khusus. Pengelolaannya meliputi pengendalian keramaian, interpretasi, penetapan harga, dan konservasi. Objek wisata populer dapat menjadi korban kesuksesannya sendiri ketika kepadatan pengunjung menurunkan kualitas pengalaman atau merusak situs tersebut.
Objek wisata sekunder membantu menyebar pengunjung dan memperpanjang masa tinggal. Badan pariwisata lokal sering menggabungkan objek wisata utama dan objek wisata yang kurang dikenal. Kualitas kunjungan bergantung pada akses, informasi, dan perasaan bahwa tempat tersebut layak untuk dikunjungi.
- Tempat atau fitur yang menarik pengunjung ke suatu destinasi.
- Bisa berupa alami, budaya, atau buatan.
- Membutuhkan pengelolaan akses dan dampak.
- Inti dari pemasaran destinasi
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment