Peribahasa adalah ungkapan bijak yang singkat, terutama dalam Kitab Amsal. Ia adalah sebutir kebijaksanaan. Ia adalah mutiara kebenaran. Ia adalah permata wawasan. Ia adalah kata-kata bagi orang bijak. Ia adalah ungkapan untuk orang sederhana. Ia adalah pelajaran bagi kaum muda. Ia adalah pengingat bagi orang tua. Ia adalah panduan bagi orang yang hidup. Ia adalah sebuah peribahasa.
Kitab Amsal terdapat dalam Perjanjian Lama. Kitab ini dikaitkan dengan Salomo. Ia adalah orang paling bijak yang pernah hidup. Ia mengucapkan tiga ribu peribahasa. Ia menulis seribu lima nyanyian. Ia mengajarkan tentang hikmat. Ia mengajarkan tentang kebodohan. Ia mengajarkan tentang kehidupan. Ia mengajarkan tentang kematian. Ia mengajarkan tentang kekayaan. Ia mengajarkan tentang kemiskinan. Ia mengajarkan tentang kerja. Ia mengajarkan tentang istirahat. Ia mengajarkan tentang teman. Ia mengajarkan tentang musuh. Ia mengajarkan tentang perkataan. Ia mengajarkan tentang keheningan. Ia mengajarkan tentang kasih. Ia mengajarkan tentang nafsu. Ia mengajarkan tentang kesombongan. Ia mengajarkan tentang kerendahan hati. Ia mengajarkan tentang takut akan Tuhan. Itulah permulaan hikmat. Itulah peribahasa.
Peribahasa terkenal
- Amsal 1:7: Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan.
- Amsal 3:5-6: Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu.
- Amsal 4:23: Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan.
- Amsal 15:1: Jawaban yang lemah lembut meredakan amarah.
- Amsal 16:18: Kesombongan mendahului kehancuran.
- Amsal 17:22: Hati yang gembira adalah obat yang mujarab.
- Amsal 22:6: Didiklah anakmu sesuai dengan jalan yang seharusnya ia tempuh.
- Amsal 31:10: Istri yang baik, siapakah yang dapat menemukannya?
Peribahasa bukanlah janji. Bukan jaminan. Bukan hukum. Bukan rumus. Bukan mantra sihir. Bukan solusi cepat. Bukan peluru perak. Bukan peribahasa. Itu adalah peribahasa. Itu adalah kebenaran umum. Itu adalah pengamatan yang bijaksana. Itu adalah pola umum. Itu adalah hasil yang mungkin terjadi. Itu adalah panduan praktis. Itu adalah pelajaran moral. Itu adalah wawasan spiritual. Itu adalah nasihat bagi orang bijak. Itu adalah peribahasa. Nasihat bagi orang bijak sudah cukup. Itulah peribahasa. Itulah kebijaksanaan. Itulah kebenaran. Itulah peribahasa.
Comments (3)
Leave a comment