Jumlah yang pada akhirnya retained oleh perusahaan asuransi lebih kecil daripada yang dibayarkan pelanggan. Premi bersih umumnya berarti premi setelah dikurangi komisi, biaya perantara, dan terkadang biaya akuisisi lainnya. Dalam konteks reasuransi, ini dapat berarti premi yang retained oleh cedent setelah dikurangi komisi cedent.
Penggunaan istilah ini bervariasi. Dalam asuransi jiwa, premi bersih juga dapat berarti premi murni yang dihitung hanya dari mortalitas dan bunga, sebelum ditambah biaya-biaya lainnya. Konteks biasanya memperjelas makna mana yang berlaku. Pelaporan keuangan dan akun reasuransi bergantung pada definisi yang konsisten antara premi bersih dan premi bruto.
Pelacakan premi bersih membantu manajemen memahami pendapatan yang sebenarnya tersedia untuk menutupi kerugian dan pengeluaran internal. Perubahan dalam struktur komisi atau ketentuan reasuransi secara langsung memengaruhi pendapatan premi bersih. Akuntansi yang jelas atas pengurangan ini sangat penting untuk pengukuran kinerja yang akurat.
- Premi setelah komisi dan potongan terkait
- Makna dapat bervariasi tergantung pada konteks kehidupan dan non-kehidupan.
- Mewakili pendapatan yang tersedia bagi penanggung risiko.
- Penting dalam reasuransi dan pelaporan internal.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment