Keseimbangan adalah distribusi bobot visual di seluruh komposisi. Desain yang seimbang terasa stabil. Desain yang tidak seimbang terasa seperti miring. Bobot berasal dari ukuran, warna, kegelapan, dan kompleksitas. Bentuk besar dan gelap di satu sisi membutuhkan sesuatu untuk mengimbanginya di sisi lain. Sesuatu itu bisa berupa bentuk kecil dan terang, kumpulan elemen kecil, atau sekadar ruang kosong.
Ada dua tipe utama. Keseimbangan simetris mencerminkan elemen-elemen di sepanjang sumbu. Terasa formal, stabil, dan terkadang statis. Keseimbangan asimetris menggunakan elemen yang berbeda untuk mencapai keseimbangan. Gambar besar di sebelah kiri mungkin diimbangi oleh blok teks di sebelah kanan. Tata letak asimetris terasa lebih dinamis dan umum dalam desain web dan editorial modern. Keseimbangan radial mengatur elemen-elemen di sekitar pusat, seperti roda atau mandala.
Apa yang menciptakan bobot visual?
- Ukuran: elemen yang lebih besar memiliki bobot lebih berat.
- Warna: warna jenuh dan hangat lebih menonjol.
- Nilai: elemen gelap terasa lebih berat.
- Kompleksitas: area yang detail menarik perhatian.
Keseimbangan dinilai berdasarkan perasaan, bukan pengukuran. Coba perhatikan tata letak dengan saksama dan lihat ke mana mata Anda tertuju. Jika mata Anda terus tertuju ke salah satu sudut, berarti keseimbangannya tidak tepat.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment