Lantai adalah material yang dipasang di permukaan lantai untuk memberikan sentuhan akhir dan daya tahan. Lantai adalah bagian yang Anda injak. Oleh karena itu, lantai harus tahan lama, nyaman, dan sesuai dengan ruangan. Lantai tersedia dalam berbagai jenis. Kayu keras memberikan kesan hangat dan tak lekang oleh waktu. Laminasi murah dan tahan gores. Vinyl tahan air dan mudah dibersihkan. Keramik tahan lama dan tahan lembap. Karpet lembut dan menyerap suara. Beton bergaya industri dan modern. Masing-masing memiliki biaya, perawatan, dan masa pakai yang berbeda.
Pemasangan lantai bergantung pada bahan dan alasnya. Lantai kayu dipaku atau direkatkan ke alas lantai. Lantai laminasi dan vinil dipasang mengambang di atas lapisan busa. Ubin dipasang dengan mortar tipis di atas papan semen atau lempengan beton. Karpet direntangkan di atas bantalan dan dipaku ke strip. Alas harus rata, kering, dan bersih. Kelembapan dapat merusak lantai. Lempengan beton harus diuji kelembapannya sebelum memasang kayu atau vinil. Lantai harus beradaptasi dengan ruangan sebelum pemasangan. Pemasang harus meninggalkan celah ekspansi di dinding.
Lantai adalah material finishing utama. Lantai menentukan suasana ruangan. Lantai memengaruhi akustik, kenyamanan, dan perawatan. Selain itu, lantai juga merupakan biaya yang signifikan. Lantai kayu keras dapat berharga $8 hingga $15 per kaki persegi. Lantai papan vinil dapat berharga $2 hingga $5. Pilihan tergantung pada anggaran, penggunaan, dan gaya. Lantai adalah permukaan kehidupan sehari-hari. Lantai diinjak, terkena tumpahan, dan aus. Lantai yang baik akan bertahan selama beberapa dekade. Lantai yang buruk akan menunjukkan setiap kesalahan.
Comments
No comments yet. Be the first to share a thought.
Leave a comment